Karya Mahasiswa FIK Ramaikan IFEX
28 Juli 2017

Pada tahun 2017 ini kembali ada pameran mebel dan kerajinan berkonsep B2B (Business to Business) terbesar di Indonesia dan regional yaitu pameran IFEX (Indonesia International Furniture Expo). Pameran IFEX ini bertempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta, yang dimulai dari tanggal 11 – 14 Maret 2017 dan mengusung tema yang sama dengan tema tahun 2016 lalu yaitu, The Essence of Infinite Innovation. Pembukaan acara IFEX oleh Bapak Jokowi dilakukan pada tanggal 11 Maret 2017 pukul 10.00 WIB. Pameran mebel dan produk kerajinan ini dilakukan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), serta didukung Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian KUKM, dan Kementerian Pariwisata.

Banyaknya karya produk unik dan berbeda yang disediakan membuat tertarik para pembeli, produk-produk yang dipamerkan antara lain produk living room, dining room, bedroom, family room, office furniture, art & craft, kitchen furniture, dan lain sebagainya. Dan produk berbahan kayu dan rotan masih merupakan bahan produk yang paling banyak dicari oleh pembeli terutama pembeli internasional. Sehingga pameran IFEX merupakan salah satu pameran yang dinantikan banyak pihak industri mebel dan kerajinan, baik dalam maupun luar negeri. Di antara pembeli internasional, yang paling banyak mendaftar sebagai pembeli adalah dari Amerika Serikat, Australia, China, India, Singapura, Malaysia, Hong Kong, New Zealand, Perancis, Jerman, Kanada dan lain-lain.

Karena pameran ini merupakan pameran internasional terdapat sejumlah media luar negeri yang tergabung dalam The International Alliance of Furnishings Publications (IAFP) hadir di pameran ini. Beberapa Negara yang bergabung berasal dari Amerika Serikat, Bulgaria, Rusia, Jerman, Belgia, Romania, Italia, Turki, Korea Selatan, dan Singapura, dan yang lainnya. Dengan adanya berbagai dukungan untuk pameran ini diharapkan dapat mengembangkan dan mempertinggi minat pembelian dan penjualan karya produk furnitur di Indonesia, dan juga Indonesia dapat unggul dalam persaingan internasional.

 

\"Mahasiswa